Gagal ke Piala Asia U18, Indonesia Bidik Posisi Ketiga SEABA

Minggu, 14 Juni 2026 | 13:09:01 WIB
Timnas bola basket U18 putra Indonesia membidik posisi ketiga dalam FIBA U18 Asia Cup SEABA Qualifiers 2026 [FOTO : NET].

JAKARTA - Tim nasional bola basket U18 putra Indonesia mengincar tempat ketiga dalam ajang FIBA U18 Asia Cup SEABA Qualifiers 2026, pascakalah dengan skor 50-68 saat bersua Thailand di babak semifinal, yang sekaligus menutup kesempatan untuk melangkah ke putaran final Piala Asia U18 2026.

Menyusul hasil minor tersebut, Indonesia masih menyisakan satu laga pemungkas, yakni partai perebutan tempat ketiga menghadapi Malaysia yang diagendakan bergulir pada Minggu, pukul 15.30 WIB.

"Kemarin mereka (pemain) kurang lepas dalam bermain, field goal kami dari tiga poin tidak bagus, permainan fisik dan postur tubuh lawan jauh lebih besar, sehingga itu juga menyulitkan kami," kata Ismael dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu.

Hasil negatif sewaktu berhadapan dengan tim tuan rumah di Gimnasium Chan Ka Pho, Krabi, Thailand, Sabtu (13/6), memutus rekor bersih Indonesia sepanjang turnamen ini, mengingat pada laga terdahulu mereka menyapu bersih dua kemenangan di fase Grup B dengan mengandaskan Laos 89-35 serta Malaysia 65-55.

Ismael menjabarkan bahwa program pembinaan yang tengah berjalan saat ini masih memerlukan proses untuk tumbuh, lantaran jajaran tim pelatih menerapkan konsep serta skema permainan yang serupa dengan pola tim nasional senior.

"Kami harus bangkit setelah kekalahan lawan Thailand dan akan berusaha semaksimal mungkin untuk mendapatkan peringkat ketiga di SEABA Qualifiers 2026," ujar dia.

Manajer timnas bola basket U18 putra Indonesia, Cokorda Raka Satrya Wibawa, menegaskan bahwa kekalahan di fase semifinal ini menyebabkan Indonesia kehilangan kesempatan untuk berpartisipasi pada FIBA U18 Asia Cup 2026 yang dihelat di Ahmedabad, India, pada 13-23 Agustus mendatang.

"Benar kalau kami tidak lolos ke Piala Asia U18 FIBA 2026, karena yang masuk cuma dua negara atau finalis saja," kata dia.

Sementara itu, sepanjang kuarter pertama pertandingan semifinal kontra Thailand, skuad Merah Putih menyajikan perlawanan sengit terhadap tim tuan rumah yang diperkuat oleh barisan pemain dengan perawakan fisik lebih tinggi besar dan lincah. Papan skor menunjukkan angka 15-14 untuk keunggulan tim lawan yang dimotori oleh Krit Issariyachiwin.

Memasuki kuarter kedua, tim tuan rumah mulai memperlihatkan dominasi mereka di hadapan para pendukungnya.

Thanawat Pisarnyuttanapong beserta kolega sukses mendominasi wilayah paint area sekaligus sektor luar pertahanan Indonesia, yang membuat kedudukan semakin merenggang menjadi 32-22.

Setelah jeda paruh waktu (halftime), Jaya James yang pada pertandingan terdahulu tampil sebagai pendulang angka terbanyak, mendapati kebuntuan untuk menembus barikade pertahanan lawan. Skuad Garuda pun kian tercecer dengan kedudukan 33-50 di penghujung kuarter ketiga.

Pada kuarter pamungkas atau keempat, margin ketertinggalan skor tidak pernah mampu dipangkas hingga di bawah dua digit. Pada akhirnya, timnas U18 Indonesia mesti merelakan kemenangan kepada lawan dengan skor akhir 59-68 atau terpaut selisih 18 angka.

Forward Thailand, Ronnie Allsopp, keluar sebagai pencetak poin tertinggi melalui raihan 16 angka, satu rebound, dan dua assist. Sementara di kubu Indonesia, sang kapten Steven Sebastian mengemas catatan double-double lewat sumbangan 12 poin dan 10 rebound, ditambah koleksi satu assist.

Terkini