JAKARTA - Para penggemar sepak bola di Indonesia dapat menyaksikan jalannya pertandingan Piala Dunia 2026 lewat televisi (TV) digital melalui saluran TVRI yang bertindak sebagai pemegang hak siar resmi. Turnamen akbar sepak bola antarnegara yang digelar empat tahun sekali ini ditayangkan tanpa dipungut biaya di TVRI.
Lewat skema ini, para pemirsa tidak perlu membeli paket langganan ataupun menyediakan kuota internet. Agar dapat menikmati siaran cuma-cuma Piala Dunia 2026 di TVRI, penonton cukup memastikan bahwa perangkat TV yang digunakan sudah kompatibel dengan sinyal digital.
Bagi pemirsa yang telah memiliki TV digital, prosesnya cukup dengan melakukan pemindaian atau scan ulang kanal TVRI. Lalu, seperti apa langkah-langkah memindai TVRI pada perangkat televisi? Untuk informasi yang lebih mendalam, berikut disajikan panduan mengenai cara melakukan scan TVRI di TV guna menyaksikan Piala Dunia 2026.
Cara scan TVRI di TV buat nonton Piala Dunia 2026
Untuk memindai saluran TVRI, ada dua jenis kondisi perangkat televisi yang wajib dimengerti oleh penonton. Pertama, bagi pengguna TV digital atau televisi yang sudah dibekali fitur penangkap sinyal digital internal, proses pencarian saluran TVRI bisa langsung dijalankan.
Akan tetapi, jika masih memakai TV analog atau TV tabung yang belum mampu menangkap sinyal digital secara langsung, pemirsa wajib mengonfigurasi perangkat Set Top Box (STB) terlebih dahulu. Langkah ini diperlukan agar sinyal digital yang diterima oleh antena luar dapat diubah menjadi sinyal analog sehingga bisa ditayangkan di layar kaca.
Selepas tahapan pemasangan dan pengaturan STB pada TV analog selesai dilakukan, barulah pemirsa bisa melangsungkan proses pemindaian saluran TVRI. Di bawah ini adalah rincian tata cara memindai saluran TVRI, baik untuk jenis TV digital maupun TV analog yang dipasangi STB.
1. Setting STB dan scan TVRI di TV tabung
Pastikan kabel antena luar sudah terhubung dengan perangkat TV. Nyalakan televisi lalu alihkan mode pencarian gambar ke saluran AV. Setelah itu, sambungkan perangkat STB ke colokan listrik memakai adaptor bawaannya.
Langkah berikutnya, hubungkan STB menuju TV menggunakan kabel RCA yang memiliki tiga warna khas, yakni merah, putih, dan kuning.
Pasang kabel merah dan putih pada colokan audio yang warnanya sesuai. Sementara untuk kabel kuning, tancapkan ke lubang video yang umumnya berwarna hijau atau memiliki tanda tulisan "Video".
Selanjutnya, pasang ujung kabel antena ke lubang colokan bertuliskan "ANT-IN" pada perangkat STB. Apabila seluruh kabel dipastikan telah terpasang dengan tepat, hidupkan STB menggunakan remote control. Pada layar televisi bakal muncul proses loading sistem sebelum masuk ke halaman setelan awal.
Di bagian ini, pengguna bisa menentukan opsi bahasa, mengatur tingkat resolusi visual, serta mengisi kode pos yang sesuai dengan domisili tempat tinggal saat ini.
Apabila tahapan setelan awal sudah rampung, pilihlah opsi menu "Pencarian Otomatis". Perangkat STB otomatis akan melacak seluruh frekuensi siaran TV digital yang menjangkau area tempat tinggal pemirsa.
Jika proses pelacakan selesai dan berhasil, berbagai saluran televisi digital akan tersimpan, termasuk saluran TVRI. Pemirsa pun bisa langsung menikmati tayangan Piala Dunia lewat saluran TVRI tersebut.
2. Scan TVRI di TV digital
Pastikan perangkat TV digital sudah tersambung dengan kabel antena. Hidupkan TV kemudian masuk ke bagian menu pengaturan utama. Setelah itu, carilah opsi setelan saluran (channel) atau opsi pengaturan penyiaran (broadcasting). Pilihlah opsi sumber masukan gambar dari sinyal digital.
Berikutnya, tekan pilihan tombol yang bertuliskan “Auto Scan”, “Auto Tuning”, atau “Pencarian otomatis”. Proses pelacakan saluran siaran digital akan langsung berjalan secara otomatis. Jika proses pelacakan telah tuntas, seluruh saluran televisi digital yang tertangkap akan tersimpan di sistem TV, termasuk saluran TVRI yang menyiarkan pertandingan Piala Dunia 2026.