Benarkah Matcha Mengandung Kafein? Simak Penjelasannya

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:57:31 WIB
Matcha.

JAKARTA - Matcha sering dipilih sebagai alternatif kopi karena rasanya yang lembut dan efeknya yang tidak membuat jantung berdebar. Namun, apakah matcha benar-benar mengandung kafein?

Matcha memang dikenal mampu meningkatkan fokus. Meski demikian, ada anggapan bahwa kandungan kafein di dalamnya cukup tinggi, bahkan beberapa penelitian menyebutkan kadarnya bisa lebih tinggi dibandingkan teh hijau biasa.

Apakah matcha mengandung kafein? Menurut Healthline, matcha mengandung kafein alami. Matcha berasal dari daun teh hijau yang digiling menjadi bubuk halus.

Karena seluruh bubuk daun teh dikonsumsi, nutrisi dan kafein dalam matcha menjadi lebih terkonsentrasi dibandingkan teh hijau biasa yang hanya diseduh.

Kafein sendiri adalah senyawa alami yang bekerja sebagai stimulan untuk merangsang sistem saraf pusat, sehingga membuat tubuh lebih segar, fokus, dan waspada. 

Jika dikonsumsi dalam jumlah wajar, asupan kafein dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit tertentu, seperti diabetes tipe 2, asma, dan batu ginjal.

Kadar kafein dalam matcha Medical News Today mencatat bahwa matcha mengandung sekitar 19 hingga 44 miligram kafein per gram bubuk. 

Dalam satu porsi standar (2 hingga 4 gram atau setengah hingga satu sendok teh), kandungan kafein bisa mencapai 38 hingga 176 miligram. 

Sebagai perbandingan, secangkir teh hijau biasa umumnya hanya mengandung sekitar 30 miligram kafein.

Efek samping konsumsi berlebihan Toleransi setiap orang terhadap kafein berbeda-beda. Jika dikonsumsi secara berlebihan, matcha dapat menimbulkan efek samping seperti:

Rasa gelisah atau cemas.

Jantung berdebar lebih cepat.

Mual.

Sakit kepala.

Selama dikonsumsi dalam jumlah yang wajar, matcha tetap dapat menjadi pilihan minuman sehat untuk meningkatkan energi dan memberikan asupan antioksidan yang tinggi.

Terkini