Menaker Ajak Alumni MagangHub Ikuti Sertifikasi Kompetensi

Kamis, 18 Juni 2026 | 20:17:32 WIB
Kemnaker Fasilitasi Sertifikasi Kompetensi bagi Alumni MagangHub [FOTO : NET].

JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengimbau peserta yang telah merampungkan program Magang Nasional (MagangHub) Tahap III 2025 untuk mengambil sertifikasi kompetensi yang difasilitasi Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) demi memperkokoh daya saing di pasar kerja.

Menaker Yassierli, di Jakarta, Kamis, menyampaikan Kemnaker sedang mematangkan program sertifikasi kompetensi bagi peserta MagangHub sebagai tindak lanjut pascaprogram magang.

"Peserta MagangHub yang telah menyelesaikan program magang berkesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi. Kami telah menyiapkan sekitar 15 bidang kompetensi yang dapat dipilih untuk diuji di balai-balai pelatihan di bawah naungan Kemnaker," kata Yassierli.

Menurutnya, program tersebut menjadi nilai tambah bagi peserta karena selain memperoleh pengalaman kerja dan sertifikat magang, mereka juga berkesempatan mendapatkan sertifikat kompetensi yang dibutuhkan dunia kerja.

"Ini merupakan layanan yang ingin kami berikan kepada peserta MagangHub. Jadi, peserta tidak hanya mendapatkan portofolio dan sertifikat magang, tetapi juga sertifikat kompetensi yang dapat meningkatkan daya saing mereka," ujarnya.

Lebih lanjut, Yassierli mengimbau peserta untuk terus memantau perkembangan informasi lewat kanal resmi Kemnaker, baik terkait jadwal pendaftaran, pilihan kompetensi, maupun tahapan sertifikasi.

Selain menambah kompetensi lewat sertifikasi, ia juga menyarankan peserta mengoptimalkan platform SiapKerja, terutama fitur KarirHub, yang memuat informasi lowongan pekerjaan di domestik maupun mancanegara.

"Saat ini, Kemnaker terus memperluas akses informasi pasar kerja dengan mengintegrasikan SiapKerja dengan berbagai portal lowongan kerja swasta sehingga semakin banyak peluang kerja yang dapat diakses masyarakat," kata dia.

Menaker juga menekankan bahwa pengembangan kompetensi harus menjadi fokus utama peserta usai menyelesaikan program magang.

Menurutnya, dunia kerja saat ini tidak hanya memerlukan ijazah, melainkan keahlian yang relevan dengan kebutuhan industri dan dapat dibuktikan melalui portofolio maupun sertifikasi kompetensi.

"Ke depan, yang dicari industri adalah kompetensi. Mereka tidak hanya melihat seseorang berasal dari sekolah mana, tetapi lebih pada kemampuan yang dimiliki. Kompetensi itu tercermin dari portofolio dan sertifikat kompetensi," tegasnya.

Oleh karena itu, ia berpesan agar peserta terus meningkatkan kompetensi dan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

Menurutnya, kompetensi yang kuat akan menjadi modal penting untuk bersaing dan membuka lebih banyak peluang kerja di masa depan.

"Tingkatkan terus kompetensi. Itulah modal utama untuk bisa bersaing dan meraih peluang kerja yang lebih luas, baik di dalam maupun luar negeri," ujar Menaker Yassierli.

Terkini