Kemenekraf Gandeng BINUS Perkuat Ekosistem Ekonomi Kreatif

Jumat, 26 Juni 2026 | 20:38:01 WIB
Kemenekraf dan BINUS Kerja Sama Kembangkan Ekonomi Kreatif Nasional [FOTO: NET].

JAKARTA - Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) menjalin kemitraan dengan BINUS University guna memperkokoh sinergi dalam memajukan ekonomi kreatif nasional. 

Langkah ini direalisasikan lewat penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) seputar Sinergi Pelaksanaan Program Catur Dharma Perguruan Tinggi dan Pengembangan Ekonomi Kreatif.

"Melalui kerja sama dengan BINUS University, kami berharap dapat menghadirkan berbagai program yang mampu memperkuat ekosistem ekonomi kreatif serta meningkatkan daya saing talenta dan pelaku ekonomi kreatif Indonesia," ujar Sekretaris Kementerian Ekraf/Sekretaris Utama Badan Ekraf Dessy Ruhati dalam keterangan yang diterima, Jumat.

Cakupan kemitraan ini melingkupi pengerjaan pendidikan, riset, pengabdian terhadap masyarakat, transfer teknologi, hingga peningkatan kompetensi diri yang adaptif terhadap kebutuhan industri kreatif yang kian berkembang.

Kolaborasi ini menjadi pijakan strategis demi mendongkrak ekosistem ekonomi kreatif nasional lewat pemantapan kualitas sumber daya manusia, penelitian, terobosan baru, serta aneka program kemitraan yang mendatangkan faedah nyata bagi warga.

Dessy memaparkan bahwa dalam mengakselerasi ekonomi kreatif, pihak pemerintah tidak dapat melangkah sendirian. 

Dibutuhkan sinergi lintas sektor yang melibatkan unsur birokrasi, akademisi, korporasi, komunitas, media massa, sampai institusi finansial.

“Melalui kolaborasi ini, Kementerian Ekraf berkomitmen membangun ekosistem yang mengubah kreativitas menjadi nilai ekonomi, menciptakan lapangan kerja, memperkuat kekayaan intelektual, serta membawa karya anak bangsa ke pasar global,” ujar Dessy.

Di samping seremoni penandatanganan MoU, diselenggarakan pula forum diskusi antara Kementerian Ekraf bersama BINUS University guna memetakan pelbagai celah kerja sama yang berpotensi diimplementasikan pada periode mendatang.

Rektor BINUS University Dr Nelly, S.Kom., M.M menuturkan bahwa sektor ekonomi kreatif masa kini bertumbuh masif beriringan dengan akselerasi teknologi serta kian solidnya andil dari para talenta muda. 

Momentum tersebut yang menjadi urgensi pentingnya keselarasan antara institusi pendidikan dan pihak birokrasi, sehingga diwujudkan lewat kesepakatan tertulis ini.

“Kami berharap terbuka kolaborasi yang lebih luas bagi program-program mahasiswa ataupun pengembangan startup yang berbasis ekonomi kreatif, hingga tentunya penyelenggaraan kegiatan ilmiah dan lokakarya yang relevan dengan kebutuhan industri kreatif saat ini," kata Nelly.

Permufakatan ini diharapkan dapat menjadi basis hubungan yang kian solid antara kalangan akademis serta pemerintah guna melahirkan talenta kreatif yang sanggup memenuhi tuntutan pasar sekali gus memperkokoh daya saing ekonomi kreatif Indonesia.

Terkini