IHSG Ditutup Menguat ke 5.986, Saham SMGR dan BBNI Pimpin Kenaikan

Selasa, 07 Juli 2026 | 23:52:02 WIB
IHSG Naik ke Level 5.986, Saham BRPT hingga JPFA Ikut Melaju [FOTO: NET].

JAKARTA – Indeks harga saham gabungan (IHSG) mengakhiri sesi perdagangan hari ini, Selasa (7/7/2026), di zona hijau. Kinerja positif ini turut diikuti oleh pergerakan sejumlah saham seperti SMGR, BBNI, hingga BRPT yang merangkak naik sampai penutupan pasar.

Berdasarkan rilis data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG berakhir menguat 1,19% menuju posisi 5.986,50. 

Di sepanjang hari, pergerakan indeks berada di rentang level 5.987,01—5.890,44. Secara keseluruhan, tercatat ada 450 saham yang menguat, 222 saham melemah, dan 289 saham bergerak stagnan.

Dari kelompok saham LQ45, lonjakan harga saham dipimpin oleh PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. (SMGR) yang melesat 8,19% ke posisi Rp1.520, diikuti PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) yang naik 5,79% ke Rp3.470, serta PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) yang tumbuh 4,98% ke Rp1.580.

Selain itu, apresiasi harga juga dibukukan oleh saham PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. (INKP) yang terangkat 4,95% ke Rp7.425, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN) yang naik 4,72% ke Rp1.220, serta PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (JPFA) yang meningkat 4,50% ke Rp2.090.

Di sisi lain, penurunan harga saham didominasi oleh PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF) yang merosot 3,26% ke Rp6.675, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. (ICBP) yang menyusut 2,89% ke Rp6.725, serta PT Darma Henwa Tbk. (DEWA) yang terkoreksi 2,52% ke level Rp310.

Pelemahan juga dialami oleh saham PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) yang turun 0,71% ke Rp140, PT Kalbe Farma Tbk. (KLBF) yang melemah 0,67% ke Rp745, dan PT Hartadinata Abadi Tbk. (HRTA) yang terdepresiasi 0,55% ke Rp1.805.

Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas Fanny Suherman memaparkan bahwa berdasarkan analisis teknikal, tren pergerakan indeks pasca-ditutup menguat 2,28% pada minggu lalu kini berpeluang untuk melanjutkan target kenaikan berikutnya di rentang level 6.000–6.150.

"IHSG berpotensi mencoba break resistance di 5.900–5.950, dengan target kenaikan di 6.000 hingga 6.150" kata Fanny dalam riset harian, Senin (6/7/2026).

Untuk perdagangan hari ini, BNI Sekuritas memproyeksikan area support IHSG akan berada di kisaran 5.780–5.850, sementara posisi resistance ditargetkan berada di rentang 5.950–6.000.

Terkini