IHSG Dibuka Menguat ke Level 6.491 Usai The Fed Naikkan Suku Bunga

Kamis, 17 September 2026 | 19:26:31 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) [FOTO: NET].

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak menguat pada pembukaan sesi perdagangan Kamis (17/9/2026). Hingga sekitar pukul 09.05 WIB, posisi IHSG bertengger di kisaran 6.491,41 atau naik sebesar 54,56 poin (0,85 persen) dibandingkan posisi penutupan sesi sebelumnya.

IHSG pada hari ini mengawali perdagangan di level 6.455,03. Pada fase awal transaksi, indeks bergerak aktif dalam rentang 6.450,93 hingga menembus 6.500,41.

Merujuk pada data transaksi pasar, tercatat sebanyak 379 saham mengalami kenaikan, 150 saham melemah, dan 434 saham lainnya cenderung tidak mengalami perubahan posisi. Total volume perdagangan yang terbukukan menyentuh 1,944 miliar saham dengan akumulasi nilai transaksi sebesar Rp 825,6 miliar.

Sementara itu, intensitas transaksi tercatat mencapai 120.700 kali perputaran dengan nilai kapitalisasi pasar mencapai Rp 11.314 triliun.

Sejumlah indeks domestik ikut menguat

Laju kenaikan IHSG pada awal sesi transaksi turut diikuti oleh pergerakan sederet indeks saham utama di Bursa Efek Indonesia (BEI). Indeks LQ45 tercatat naik 5,68 poin atau 0,88 persen menuju level 652,64. Indeks KOMPAS100 menguat 7,74 poin atau 0,91 persen ke posisi 857,69.

Di sisi lain, indeks IDX30 terangkat 3,14 poin atau 0,87 persen ke angka 362,03.

Pada jajaran indeks syariah, Jakarta Islamic Index (JII) merangkak naik 2,62 poin atau 0,67 persen ke posisi 394,71. Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) menguat 1,69 poin atau 0,76 persen menuju level 224,59. Sementara itu, JII70 terkatut naik 1,18 poin atau 0,77 persen ke angka 153,71.

Bursa Asia bergerak bervariasi

Penguatan yang dialami IHSG berlangsung bersamaan dengan kondisi pergerakan bursa saham Asia yang bervariasi pada perdagangan Kamis pagi.

Di Jepang, indeks Nikkei 225 tercatat menguat 66,55 poin atau 0,10 persen ke posisi 63.989,55. Indeks KOSPI asal Korea Selatan juga merangkak naik 14,15 poin atau 0,21 persen menuju level 6.732,12. Selanjutnya, indeks S&P/ASX 200 Australia terangkat 10,20 poin atau 0,12 persen ke angka 8.706,70.

Sebaliknya, indeks SSE Composite China melemah 19,27 poin atau 0,50 persen menjadi 3.872,33. Indeks Hang Seng Hong Kong turut merosot 321,23 poin atau 1,30 persen ke level 24.392,55. Indeks The Asia Dow juga terkoreksi 66,05 poin atau 1,04 persen menuju posisi 6.311,60.

The Fed naikkan suku bunga acuan

Dinamika pergerakan IHSG ini terjadi setelah bank sentral Amerika Serikat (AS), Federal Reserve atau The Fed, memutus untuk mendongkrak suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 3,75-4 persen. 

Keputusan tersebut diambil dalam forum pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) pada 15-16 September 2026 dan disepakati secara bulat lewat persetujuan suara 12-0.

Dalam penjelasannya, The Fed menyampaikan bahwasanya roda aktivitas ekonomi AS masih melaju dengan ritme yang solid. Tingkat konsumsi domestik terpantau tangguh, tren pertumbuhan produktivitas kuat, dan alokasi investasi modal tergolong kokoh.

Di sisi lain, laju inflasi dinilai masih berada di level tinggi, sementara bayang-bayang ketidakpastian ekonomi masih terbilang tinggi. Pihak The Fed menegaskan bahwa kebijakan ini dipicu untuk mendorong percepatan penurunan inflasi kembali ke batas target 2 persen.

Langkah penetapan suku bunga oleh The Fed menjadi salah satu pusat perhatian para pelaku pasar dunia mengingat kebijakan moneter AS berpotensi memengaruhi dinamika pasar keuangan serta arus lalu lintas modal.

Di tengah gelombang sentimen global tersebut, IHSG pada pembukaan sesi transaksi Kamis justru mencatatkan penguatan 0,85 persen menuju level 6.491,41.

Tags

Terkini