JAKARTA - Chief Investment Officer (CIO) Badan Pengelola Investasi Danantara Pandu Sjahrir berpandangan bahwa tercapainya kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran akan membawa angin segar serta dampak positif terhadap stabilitas fiskal dan pertumbuhan ekonomi di Indonesia.
"Kalau kami pembacaannya, kalau ini betul sudah menemukan peace, sebenarnya bagus ya. Kami lihat dari harga minyak, kami mengharap akan ada stabilitas ekonomi yang lebih baik," kata Pandu di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, dikutip pada Jumat (19/6/2026).
Di mata Pandu, adanya kepastian terkait perdamaian di wilayah Timur Tengah tersebut bakal memberikan pengaruh besar terhadap pergerakan harga komoditas di pasar global, khususnya minyak mentah dunia.
Apabila stabilitas harga minyak dapat dipertahankan, kondisi tersebut dipercaya mampu memperkokoh postur anggaran pendapatan dan belanja negara.
Lebih jauh, ia memaparkan bahwa imbas positif dari meredanya ketegangan geopolitik internasional ini tidak sekadar menyasar sektor energi, melainkan ikut berimbas pada kondisi makroekonomi dalam skala yang lebih luas.
Hal demikian diharapkan dapat menciptakan ruang gerak yang jauh lebih aman bagi pasar domestik.
"Tentunya juga berdampak positif kepada fiskal kami juga, dan tentunya nanti kepada perkembangan ekonomi. Jadi sebenarnya sih kami mengharap betul-betul dieksekusi dengan baik," ujar Pandu menambahkan.
Di samping memberikan ulasan mengenai isu geopolitik dunia, Pandu turut menanggapi dinamika kebijakan moneter domestik menyusul langkah Bank Indonesia yang menaikkan suku bunga acuan pada hari yang sama sebesar 25 basis poin (bps) ke level 5,75 persen.
Ia memastikan pihak Danantara bakal senantiasa mematuhi regulasi yang dikeluarkan oleh otoritas berwenang.
Pandu menggarisbawahi bahwa sebagai institusi pengelola investasi, Danantara siap mengawal dan mendukung penuh segala kebijakan yang diambil oleh para pembuat kebijakan guna memelihara ketahanan ekonomi nasional.
Pihaknya optimistis bahwa keputusan tersebut sudah didasari oleh perhitungan yang matang dari aspek fiskal maupun moneter.
"Tentunya pasti support, mereka sudah memperhitungkan. Buat kami di Danantara sebagai pelaku ya kami, ya akan lakukanlah yang terbaik," ucap Pandu.