JAKARTA - Potensi bertemunya kekuatan besar dalam laga Perancis vs Spanyol pada babak semifinal Piala Dunia 2026 telah menjadi sorotan publik belakangan ini.
Bek tangguh asal Perancis, Jules Kounde, akhirnya memberikan tanggapannya terkait perbincangan hangat yang bermula dari pernyataan rekan satu klubnya.
Sebelumnya, bintang muda Spanyol, Lamine Yamal, secara terbuka menyampaikan pandangannya bahwa ia tidak menganggap Perancis lebih unggul dibandingkan Spanyol.
Lamine Yamal juga berharap kedua negara ini dapat bersua di fase krusial turnamen. Menanggapi komentar tersebut, Jules Kounde membagikan sudut pandangnya mengenai potensi bentrok kedua raksasa Eropa tersebut.
Respons atas Komentar Rekan Setim
Pernyataan dari Yamal cukup menarik perhatian, terutama bila melihat rekam jejak pertemuan kedua tim di mana La Roja sukses menaklukkan skuad ayam jantan pada semifinal Euro 2024 dan ajang Liga Bangsa-Bangsa UEFA.
Meski demikian, saat berbicara dari pemusatan latihan tim nasionalnya, Kounde mengaku paham betul dengan pola pikir agresif dan ambisius yang dimiliki rekannya itu.
“Saya sangat mengenal Lamine. Saya tahu dia pemain yang sangat kuat, seorang pemuda ambisius yang berani mengungkapkan pendapatnya dan mengatakan hal-hal apa adanya.
“Yang benar adalah, menjadi favorit dalam sebuah kompetisi tidak berarti banyak,” katanya, sebagaimana dikutip dari Mundo Deportivo melalui Barca Universal.
Perancis memang sempat menelan kekecewaan saat berhadapan dengan skuad Matador, mulai dari kekalahan 1-2 di semifinal Euro 2024 hingga takluk 4-5 di Liga Bangsa-Bangsa setahun setelahnya.
Namun, pilar pertahanan timnas Perancis ini menegaskan bahwa rentetan hasil kurang memuaskan tersebut tidak menjadi beban pikiran bagi timnya.
“Memang benar bahwa, sayangnya, beberapa pertandingan terakhir melawan Spanyol tidak berjalan seperti yang kami harapkan. Kami tahu itu, tetapi itu tidak membuat saya terobsesi atau menyebabkan saya merasa tertekan.”
Abaikan Kritik dan Fokus ke Tim
Selain membicarakan tensi persaingan dengan tim negara tetangga, pilar pertahanan timnas Perancis ini juga buka suara perihal berbagai kritik yang mengarah kepadanya selama turnamen berlangsung.
Skuad timnas Perancis ini mengaku tidak terlalu terpengaruh oleh opini publik dan lebih memprioritaskan kepercayaan dari internal tim pelatih serta koleganya.
“Sejujurnya, saya tidak membacanya. Saya sesekali menemukannya, tetapi, terus terang, saya cukup acuh antusias terhadapnya.”
“Itu bukan sesuatu yang membuat saya khawatir. Saya mendapat kepercayaan dari manajer dan rekan-rekan setim saya, dan bagi saya itulah yang paling penting.”
Lebih lanjut, pilar pertahanan timnas Perancis ini menyoroti tingginya rasa percaya diri yang dimiliki dan komitmennya untuk terus berkontribusi secara maksimal bagi perjuangan negaranya di lapangan hijau.
“Saya juga sangat percaya diri. Saya tahu kemampuan saya, meskipun selanjutnya terserah saya untuk membuktikannya dan mengabdikannya untuk tim nasional Prancis, yang selalu saya coba lakukan.
“Tapi saya sama sekali tidak khawatir dengan kritik tersebut. Saya rasa saya bermain bagus melawan Swedia, begitu pula seluruh tim. Apakah itu pertandingan terbaik saya, saya tidak tahu,” pungkasnya.