Persebaya Waspadai Pemain Asing Garudayaksa FC di Laga BRI Super League

Jumat, 18 September 2026 | 19:11:00 WIB

WARTAKATA.COM — Persebaya Surabaya mewaspadai sejumlah pemain asing Garudayaksa FC jelang laga lanjutan BRI Super League 2026/2027. Pelatih Bernardo Tavares menilai kekuatan rekrutan asing tim asal Bogor itu bisa menyulitkan skuadnya meski status Garudayaksa masih pendatang baru di kompetisi kasta tertinggi.

Garudayaksa FC memang belum punya pengalaman bertanding di liga tertinggi Indonesia. Namun, kualitas pemain yang mereka rekrut membuat Tavares tetap memasang kewaspadaan tinggi.

Siapa Pemain Asing yang Patut Diwaspadai?

Tavares menyoroti gelandang bertahan asal Serbia, Aleksandar Busnic, sebagai salah satu ancaman utama. Selain Busnic, ada penyerang sayap yang terdaftar sebagai tim nasional Haiti, Jayron Jean, serta pemain asal Republik Ceko, Christian Frydek.

Satu nama lain yang juga masuk radar adalah Najeeb Yakubu, pemain yang pernah berkarier di liga Azerbaijan. Menurut Tavares, kombinasi pengalaman internasional para pemain itu membuat Garudayaksa punya kualitas di atas rata-rata tim promosi.

"Jika melihat pemain-pemain yang mereka rekrut, mereka merekrut pemain-pemain bagus," kata Tavares dalam konferensi pers di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Jumat (19/7).

Dia menambahkan, para rekrutan Garudayaksa bukan nama sembarangan. Sebagian pernah memperkuat tim nasional negaranya, sebagian lain datang dari kompetisi yang levelnya tak bisa dipandang sebelah mata.

"Mereka merekrut pemain yang pernah memperkuat tim nasional Serbia, Haiti, Republik Ceko, lalu banyak pemain dari Premier League Portugal dan Azerbaijan," jelasnya.

Pola Permainan Garudayaksa Mulai Berubah

Selain kualitas individu pemain, Tavares mencermati perubahan taktik yang dilakukan Garudayaksa dalam dua laga terakhirnya. Tim asal Bogor itu ditahan imbang Java United FC 1-1, lalu kalah 0-2 dari Persik Kediri.

Dari dua pertandingan itu, Tavares menilai Garudayaksa mulai mengubah pendekatan permainan. Perubahan ini yang membuat timnya sulit menyusun prediksi taktik jelang laga besok.

"Jadi, sulit untuk memprediksi besok apakah mereka akan bermain dengan lima pemain di lini belakang, empat pemain di lini belakang, atau melakukan pressing tinggi," ujarnya.

Antisipasi Persebaya Jelang Laga

Bagi Persebaya, laga ini menjadi ujian tersendiri di tengah jadwal BRI Super League yang padat. Tavares disebut telah menyiapkan sejumlah skenario untuk mengantisipasi variasi formasi yang mungkin dipakai Garudayaksa.

Kewaspadaan terhadap pemain asing bukan tanpa alasan. Di kompetisi domestik, kualitas pemain impor kerap menjadi pembeda hasil akhir pertandingan, terutama ketika tim lawan belum punya rekam jejak yang bisa dibaca dari data liga.

Garudayaksa FC sendiri masih mencari bentuk terbaiknya di musim perdananya. Dua hasil terakhir menunjukkan mereka belum stabil, tapi juga memperlihatkan kemampuan menyesuaikan diri dengan gaya permainan lawan.

Persebaya datang ke laga besok dengan modal kepercayaan diri bermain di kandang. Meski begitu, Tavares memilih tetap fokus pada detail kekuatan lawan ketimbang berbicara soal target besar.

Bagi publik Surabaya, pertemuan ini jadi kesempatan melihat langsung bagaimana kesiapan Persebaya menghadapi tim yang diperkuat sejumlah pemain berlabel tim nasional. Hasilnya akan menentukan posisi keduanya di papan klasemen BRI Super League musim ini.

Terkini