Paloma Faith Kritik Sikap Apolitis Ed Sheeran dan Dukungan ke Palestina

Jumat, 18 September 2026 | 19:15:00 WIB

WARTAKATA.COM — Penyanyi Paloma Faith menilai sikap apolitis yang ditunjukkan Ed Sheeran tidak mungkin dipertahankan di posisinya sebagai musisi global. Ia menyatakan dukungan terbuka terhadap aksi Macklemore yang menyuarakan solidaritas untuk Palestina, seraya menyebut penanganan situasi tersebut berlangsung buruk.

Paloma Faith menyatakan dukungannya terhadap langkah Macklemore yang menyuarakan solidaritas untuk Palestina. Menurutnya, tindakan tersebut mencerminkan integritas dan membantah anggapan bahwa pernyataan itu bersifat provokatif.

Ia menyinggung posisi Ed Sheeran yang menerima banyak kecaman sejak kabar pencoretan Macklemore dari turnya. Faith menilai situasi yang dihadapi Sheeran saat ini sungguh mencengangkan.

Kritik atas Penanganan Situasi Ed Sheeran

Dalam acara "The Fourcast", Faith mengungkapkan rasa syukurnya tidak berada di posisi Ed Sheeran. Ia menyebut situasi tersebut ditangani dengan buruk oleh pihak-pihak yang menjadi penasihat Sheeran.

"Saya sangat bersyukur saya bukan Ed Sheeran saat ini, karena situasinya sungguh mencengangkan dan ditangani dengan buruk oleh pihak-pihak yang menjadi penasihatnya," ujar Faith.

Faith menegaskan dirinya tidak pernah sejalan dengan budaya apatisme politik. Ia meyakini musisi semestinya memperjuangkan isu-isu kemanusiaan.

Pengalaman Konser Amal untuk Ukraina

Faith pernah tampil dalam konser Ed Sheeran yang digelar untuk menggalang dana bagi Ukraina. Ia mengingat saat itu Sheeran tidak bersikap apolitis.

"Saat itu, ia tidak bersikap apolitis. Saya tidak mengerti mengapa satu dianggap lebih bermuatan politis dibandingkan dengan yang lainnya," kata dia.

Pada acara amal ITV, Sheeran membawakan lagu "Bad Habits". Ia juga sempat merekam lagu protes mengenai perang di Ukraina bersama U2 pada awal tahun.

Pandangan soal Netralitas Politik Musisi

Faith menilai apa yang dipelajari Sheeran saat ini adalah kemustahilan berada di tingkat popularitas seperti itu sambil berpikir bisa menjauh dari politik. Menurutnya, bersikap apolitis itu sendiri merupakan tindakan politis.

Ia menyoroti pernyataan publik Sheeran yang dinilainya bermasalah. Terutama cara penyampaian terkait tindakan militer Israel kepada Gaza yang telah diakui secara umum sebagai genosida, namun disebut sekadar konflik.

Faith menyesalkan alasan netralitas politik yang mengacu pada fakta adanya anak-anak di antara penggemar Sheeran. Ia menyebut banyak anak di Palestina menghadapi hal-hal tak terbayangkan yang seharusnya tidak mereka alami.

"Saya mengucapkan 'Free Palestine' kepada anak-anak saya setiap malam. Saya rasa anak-anak perlu diperkenalkan kepada dunia politik," kata dia.

Data PBB soal Korban Anak di Palestina

Faith mengacu pada data yang diungkapkan melalui komisi PBB. Laporan tersebut menemukan tentara Israel telah mengambil nyawa dari 20 ribu anak Palestina sejak serangan pada 7 Oktober.

Laporan yang sama menyatakan Israel telah melakukan kejahatan perang dengan sengaja menargetkan anak-anak. Faith menggunakan temuan itu untuk menegaskan pentingnya sikap terbuka terhadap isu kemanusiaan.

Terkini