Melihat Leopard 2 RI Milik Kostrad: Tank Jerman Beramunisi Pintar

Melihat Leopard 2 RI Milik Kostrad: Tank Jerman Beramunisi Pintar
MBT Leopard 2 RI [FOTO: NET].

JAKARTA - Kendaraan tempur Main Battle Tank (MBT) Leopard 2 RI kepunyaan Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) menjadi salah satu daya tarik utama dalam gelaran TNI Fair yang dilaksanakan di Monumen Nasional pada Sabtu (19/9/2026).

Seorang prajurit TNI, Sertu Iman Mendrofa, menjelaskan bahwa tank tersebut merupakan varian khusus yang dipesan langsung oleh Indonesia dari Jerman.

"Ini dibuat ada dua macam, ada 2A4 dan ini adalah yang 2 RI, jadi ini pesanan khusus. Makanya ada namanya 2 RI," kata Iman, Sabtu (19/9/2026).

Ia menerangkan, selain Leopard 2 RI, terdapat pula tipe Leopard 2A4, di mana perbedaan keduanya terletak pada sistem proteksi atau komponen armor tambahan.

Iman juga membeberkan deretan spesifikasi Leopard 2 RI, mulai dari sistem persenjataan, pelapis pelindung, hingga kapabilitas mobilitasnya.

Leopard 2 RI memiliki dimensi panjang sekitar 7,72 meter, lebar 4,1 meter, serta tinggi berkisar 3 meter. Tank ini mempunyai bobot 63,5 ton dengan kelajuan maksimum menembus 68 kilometer per jam.

Sementara itu, persenjataan utama kendaraan ini berupa kanon berkaliber besar 120 milimeter.

Iman mengungkapkan, amunisi yang dipakai Leopard 2 RI bukanlah amunisi biasa, melainkan amunisi pintar atau smart ammunition.

Karakteristik amunisi tersebut memungkinkan daya ledak dapat disesuaikan menurut skenario sasaran. Sebagai gambaran, amunisi dapat menembus objek sasaran terlebih dahulu sebelum akhirnya meledak di bagian dalam.

"Misalnya gedung, dia hanya menembus sasaran. Nanti setelah menembus sasaran dia baru pecah. Munisinya itu bisa diatur munisinya pecahnya di mana," jelas Iman.

Di samping kanon utama berukuran 120 milimeter, tank tersebut juga dilengkapi senjata sekunder yang dipasang pada bagian atap kendaraan.

Leopard 2 RI turut dibekali kamera depan yang membantu pengemudi memantau situasi luar melalui layar monitor dari dalam ruang kendali tank.

Di lain sisi, area luar tank dilapisi armor sebagai pelindung ekstra.

"Kalau misalnya ada amunisi atau ada serangan dari musuh, bisa dihalau dengan armor," ujarnya.

Dalam pengoperasiannya, Leopard 2 RI mengandalkan empat personel, yaitu pengemudi, komandan kendaraan, petembak, serta loader yang bertugas menyuplai amunisi.

Pada badan tank juga tertera logo badak yang melambangkan identitas satuan pemilik kendaraan tempur tersebut, yakni Batalyon Kavaleri 1 Tank dengan julukan Badak Ceta Cakti.

Iman berharap ajang TNI Fair terus diselenggarakan secara berkelanjutan sehingga masyarakat luas memiliki ruang lebih besar untuk mengenal alat utama sistem persenjataan (alutsista) kepunyaan TNI.

"Kalau perlu ditingkatkan biar masyarakat lebih luas, lebih tahu bagaimana kekuatan militer yang ada di Indonesia," kata dia.

Menurutnya, sosialisasi alutsista kepada warga masyarakat sangatlah krusial, utamanya untuk memberikan gambaran mengenai kapabilitas tempur yang dimiliki TNI Angkatan Darat.

TNI Fair 2026

TNI Fair 2026 diselenggarakan di kawasan Silang Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, yang bergulir mulai Sabtu (19/9/2026) hingga Minggu (20/9/2026) besok, pada pukul 08.00–21.00 WIB.

Pameran tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang jatuh pada Oktober 2026.

TNI Fair tersebut menyajikan aneka alat utama sistem senjata (alutsista) maupun perlengkapan non-alutsista dari tiga matra TNI. Di luar pameran alutsista, para pengunjung dapat menikmati pelbagai kegiatan menarik lainnya, seperti pameran teknologi militer, informasi pendaftaran calon prajurit TNI, hingga atraksi prajurit di panggung hiburan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index