WARTAKATA.COM — Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mendorong pemerintah daerah menjadikan kompetisi kinerja antardaerah sebagai instrumen memperkuat implementasi Gerakan Indonesia ASRI. Dorongan itu disampaikan dalam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Batch II Regional Sulawesi di Hotel Claro, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (18/9/2026) malam. Kompetisi ini menilai kinerja pemda provinsi, kabupaten, dan kota lewat sejumlah indikator pelayanan dasar.
Menurut Mendagri, Gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI) merupakan bagian dari delapan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Isu kebersihan dan pengelolaan sampah disebutnya mendapat perhatian khusus dalam kerangka besar tersebut.
Indikator Penilaian Kinerja Pemda
Kompetisi antardaerah ini memakai sejumlah indikator untuk mengukur kinerja pemda di tingkat provinsi, kabupaten, dan kota. Indikator yang dinilai mencakup akses dan kualitas layanan kesehatan, implementasi Program Tiga Juta Rumah, pengelolaan sampah dan lingkungan lewat konsep ASRI, serta akses dan layanan pendidikan.
Mendagri menekankan pemda perlu menerjemahkan arahan Presiden melalui langkah konkret sesuai kondisi masing-masing daerah. Ia mencontohkan penataan media promosi di ruang publik agar tidak merusak estetika tata ruang kota.
Sejumlah pemda disebut mulai memanfaatkan videotron sebagai sarana menata ruang promosi daerah. Langkah proaktif itu ia apresiasi karena dinilai membantu menjaga wajah kota tetap tertata.
Penghargaan sebagai Pemicu Perbaikan Layanan
Selain mendorong perbaikan lingkungan, kompetisi antardaerah diharapkan memacu pemda mengoptimalkan pelayanan dasar kepada masyarakat. Mendagri berharap penghargaan yang diberikan dapat memotivasi pemda meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan.
Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan memberikan arahan langsung kepada kepala daerah terkait Gerakan Indonesia ASRI. Arahan itu diharapkan memperkuat implementasi gerakan di daerah.
Mendagri juga mengapresiasi jajaran pimpinan dan anggota Komisi II DPR RI yang mendukung penyelenggaraan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026. Dukungan tersebut dinilai penting untuk mendorong pemda memperbaiki kinerja dan pelayanan.
Pesan untuk Kepala Daerah Penerima Penghargaan
Kepada para kepala daerah yang meraih penghargaan, Mendagri meminta anggaran yang diterima dimanfaatkan dengan baik dan prestasi dipertahankan. Bagi yang belum mendapat penghargaan, ia berharap hasil ajang ini menjadi pemicu untuk memperbaiki diri.
"Saya ucapkan selamat kepada rekan-rekan yang telah mendapatkan penghargaan. Bagi yang belum, ya mudah-mudahan bisa termotivasi," kata Tito Karnavian.
Ia menambahkan, malam penghargaan itu menjadi bukti cukup banyak kepala daerah yang menunjukkan kinerja baik. Kompetisi antardaerah diharapkan terus berlanjut sebagai instrumen mendorong perbaikan layanan publik di seluruh wilayah.