JAKARTA — PT Folago Global Nusantara Tbk (IRSX) melebarkan sayap bisnis konten serta periklanan digital melalui anak usahanya, PT Folago Pictures Indonesia, usai menandatangani nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) bersama iQIYI International.
Direktur Utama IRSX Subioto Jingga mengutarakan bahwa kemitraan dengan salah satu platform streaming video on-demand terkemuka di kawasan Asia tersebut merupakan langkah strategis perseroan dalam memperluas jangkauan konten sekaligus monetisasi iklan menuju pasar regional.
“Dengan jaringan kreator, kapasitas produksi, dan ekosistem digital 360 yang kami miliki, kami optimistis kerja sama ini akan mempercepat pertumbuhan segmen content dan advertising, sekaligus membuka akses baru bagi talenta-talenta Indonesia untuk tampil di platform streaming berskala Asia,” katanya dalam keterangan resmi, Minggu (13/9/2026).
Merujuk pada MoU tersebut, kolaborasi IRSX dan iQIYI meliputi dua cakupan utama, yakni bertindak sebagai content provider serta advertising partner bagi iQIYI International.
Selaku content provider, Folago Pictures bakal berkolaborasi dengan iQIYI dalam menggarap produksi original series iQIYI untuk jangka waktu tiga tahun mendatang.
Sinergi ini mengoptimalkan kapasitas produksi Folago Pictures serta jaringan multi-channel network (MCN) yang menaungi ratusan kreator dan talenta digital di Tanah Air.
Di sisi lain, selaku advertising partner, Folago mengomandani ekosistem digital 360 milik perseroan guna memperkokoh daya monetisasi iklan di dalam platform iQIYI International.
Ekosistem digital tersebut mencakup social & AI commerce, digital out-of-home (DOOH), user-generated content (UGC), jaringan clippers, pergelaran konser, hingga lini bisnis lainnya.
Subioto menjelaskan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang perseroan guna memperkuat penetrasi dalam rantai nilai konten digital regional, mulai dari tahapan produksi, distribusi, hingga monetisasi berbasis periklanan.
“Ini bukan sekadar kolaborasi satu arah, melainkan kemitraan yang saling menguatkan ekosistem digital kedua belah pihak,” ujarnya.
Kemitraan bersama iQIYI turut berjalan sejalan dengan agenda IRSX untuk mendiversifikasi porsi pendapatan di luar lini bisnis inti AI dan MCN.
Jajaran manajemen perseroan sebelumnya mematok target kontribusi pendapatan pada 2026 sebesar 50%–60% bersumber dari segmen media commerce, 35%–40% berasal dari entertainment, sedangkan porsi sisanya ditopang oleh advertising.
Melalui sinergi tersebut, perseroan berharap sanggup memperkuat segmen media commerce dan entertainment sekaligus membuka ceruk pertumbuhan baru pada lini advertising.
Pada kesempatan terpisah, Senior Managing Director Asia Tenggara iQIYI Dinesh Ratnam Durai Ratnam menegaskan bahwa pasar Indonesia memegang peranan krusial bagi iQIYI di Asia Tenggara.
“Jaringan kreator dan MCN Folago, ditambah ekosistem digital 360 yang lebih luas, menjadikan Folago mitra yang kuat bagi pertumbuhan kami di negara ini,” katanya.
Ia melengkapi bahwa kesepakatan MoU ini mencerminkan komitmen iQIYI dalam menghadirkan ragam konten lokal berkualitas tinggi di platformnya, sekaligus memperkokoh ekosistem periklanan.
Layanan iQIYI International saat ini telah menjangkau lebih dari 100 juta pengguna dengan koleksi katalog melampaui 1.700 judul drama, variety show, dan anime, serta sekitar 2.000 judul film.
Layanan iQIYI International dapat diakses melalui IQ.com maupun aplikasi internasionalnya di 191 wilayah di seluruh dunia, lengkap dengan penyediaan subtitle dalam 13 bahasa, termasuk Bahasa Indonesia.