Kebakaran Gunung Lawu Meluas ke Ngawi, Semua Jalur Pendakian Ditutup

Kebakaran Gunung Lawu Meluas ke Ngawi, Semua Jalur Pendakian Ditutup

WARTAKATA.COM — Area kebakaran hutan di Gunung Lawu membengkak dari estimasi awal 2 hektare menjadi 9 hektare, memaksa penutupan total seluruh jalur pendakian sejak Senin (14/9/2026). Api yang semula terpusat di sektor Magetan kini menjalar ke kawasan hutan Kabupaten Ngawi. Perhutani memperketat sekat pemisah di perbatasan kedua wilayah untuk memutus penyebaran.

Asper BKPH Lawu Selatan KPH Lawu, Mulyadi, menyatakan titik api di Petak 50 A1 dan Petak 50 E RPH Bedagung, Magetan, sudah berhasil dipadamkan. Meski begitu, ancaman kebakaran belum mereda karena lidah api bergerak menuju wilayah Ngawi.

Penutupan penuh jalur pendakian diberlakukan tanpa batas waktu. Petugas menyisir area Magetan untuk memadamkan sisa bara yang berpotensi memicu kobaran susulan.

Luasan Terdampak Membengkak Tujuh Kali Lipat

Pendataan terbaru Perhutani mencatat area terdampak meluas hingga 9 hektare. Angka itu membengkak drastis dari estimasi awal yang hanya 2 hektare.

Pembuatan ilaran atau sekat pemisah diperketat di perbatasan Magetan-Ngawi. Langkah itu diambil guna memutus rantai penyebaran api balik.

"Kebakaran berpotensi meluas seiring pergerakan lidah api yang kini menjalar ke kawasan hutan wilayah Kabupaten Ngawi," ujar Mulyadi, Kamis (17/9/2026).

Mengapa Satu Titik Api Menutup Semua Jalur

Gunung Lawu memiliki beberapa jalur pendakian yang saling terhubung. Mulyadi menegaskan penutupan dilakukan tanpa kompromi karena potensi bahaya mengintai di sepanjang jalur.

"Ketika satu titik terbakar, ancaman keselamatan berlaku untuk seluruh jalur," tegasnya.

Penanganan lintas instansi terus digencarkan. Tim gabungan melibatkan Perhutani, BPBD, TNI-Polri, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta relawan lokal.

Penyebab Titik Api Masih Diselidiki

Penyebab pasti munculnya titik api di perbatasan Magetan-Ngawi masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Belum ada kesimpulan soal sumber awal kobaran.

Masyarakat umum dan calon pendaki diimbau keras tidak nekat menerobos kawasan Gunung Lawu. Imbauan berlaku hingga situasi dinyatakan sepenuhnya aman.

"Masyarakat umum dan calon pendaki diimbau keras untuk tidak nekat menerobos kawasan Gunung Lawu hingga situasi dinyatakan sepenuhnya aman," pungkasnya.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index