Ular Besar Diduga Mangsa Kucing Warga, Damkar Depok Sisir Perumahan Sawangan

Ular Besar Diduga Mangsa Kucing Warga, Damkar Depok Sisir Perumahan Sawangan

WARTAKATA.COM — Dinas Pemadam Kebakaran Kota Depok mengerahkan tiga personel untuk menyisir Perumahan Gemah Pesona, Sawangan, setelah seekor ular besar diduga memangsa sejumlah kucing milik warga. Laporan warga diterima petugas sekitar pukul 17.00 WIB dan langsung ditindaklanjuti dengan penyisiran di Blok K4. Hingga petugas berada di lokasi, ular tersebut belum berhasil ditangkap.

Kepala Bidang Pengendalian Operasional Kebakaran dan Penyelamatan Dinas Damkar Kota Depok, Tessy Haryati, mengatakan pihaknya menerjunkan tiga personel ke lokasi setelah menerima laporan warga. Menurut dia, warga sempat berupaya menangkap ular itu sendiri sebelum memanggil petugas.

Ular Beberapa Kali Muncul di Dekat Rumah Warga

Tessy menyebut ular tersebut telah terlihat berulang kali di sekitar rumah warga. Kemunculan terakhir terjadi di dekat mesin pompa air, saat reptil itu diduga sedang memakan kucing.

"Jadi ini ular memang sempat muncul beberapa kali. Dan dia terlihat sampai ke sebelah sana. Sampai ke sebelah sini. Jadi sampai ke jalan sini. Jadi dia sudah berlalu-lalang berkali-kali. Terakhir terlihat di sini, dekat mesin pompa air. Dia sedang makan kucing," ujar Tessy di lokasi.

Selain melihat langsung keberadaan ular, warga juga melaporkan sejumlah kucing yang hilang. Laporan itu memperkuat dugaan bahwa reptil tersebut memangsa hewan peliharaan di kawasan permukiman.

Penyisiran Terkendala Rumah Kosong dan Pekarangan Lebat

Proses pencarian tidak berjalan mulus. Kondisi pekarangan yang lebat pohon dan dipenuhi kotoran menyulitkan petugas menyisir setiap sudut.

Kendala lain muncul karena pemilik rumah tidak berada di lokasi. Petugas tidak bisa masuk begitu saja ke area privat tanpa izin, sehingga penyisiran dilakukan dengan pendampingan pengurus lingkungan setempat.

"Ini kendalanya nih, pemilik rumah tidak ada di lokasi. Jadi kita juga harus izin dulu. Kita tidak boleh sembarangan masuk ke area private orang. Kita ada bu RT di sini yang mendampingi. Dan kita tidak mau main gali dan segala macam," kata Tessy.

Sebelum petugas datang, warga sempat menggelar kerja bakti untuk mencari keberadaan ular tersebut. Tim damkar masih menunggu pemilik rumah dan melanjutkan penyisiran di area yang bisa dijangkau.

Warga Diminta Lapor 112, Jangan Tangkap Ular Sendiri

Tessy mengimbau warga tidak mencoba menangkap ular jika tidak memiliki keahlian. Menurut dia, penanganan reptil termasuk kategori kegawatdaruratan yang seharusnya diserahkan kepada petugas terlatih.

"Kita harus segera hubungi 112. Jadi jangan konyol. Jadi seperti seorang yang ngacak-ngacak. Ini yang kita permasalahkan sekarang," tegasnya.

Ia memastikan laporan warga akan ditindaklanjuti secepat mungkin. Penanganan oleh petugas dinilai lebih aman dibanding upaya penangkapan mandiri yang berisiko membahayakan warga.

"Enggak mungkin banget dengan kondisi seperti ini. Minta doanya, semoga bisa cepat ditangkap," pungkas Tessy.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index