Resident Evil Zach Cregger: Semua Referensi Game di Reboot Filmnya

Resident Evil Zach Cregger: Semua Referensi Game di Reboot Filmnya

WARTAKATA.COM — Sutradara Zach Cregger merilis ulang "Resident Evil" di bioskop dengan pendekatan berbeda dari game maupun film sebelumnya. Alih-alih mengangkat Chris Redfield atau Jill Valentine, film ini menempatkan Bryan, seorang kurir medis yang diperankan Austin Abrams, sebagai pusat cerita di Raccoon City. Berbagai elemen ikonik dari seri game Capcom tetap muncul sebagai penghormatan bagi para penggemar lama.

Zach Cregger, yang sebelumnya dikenal lewat "Barbarian" dan "Weapons", menggarap ulang waralaba "Resident Evil" dengan cerita orisinal yang terpisah dari alur game. Film ini tetap berlatar di Raccoon City dan melibatkan Umbrella Corporation, namun tokoh utamanya bukan anggota S.T.A.R.S. atau petarung terlatih.

Austin Abrams memerankan Bryan, seorang kurir medis yang terjebak dalam pengiriman rutin yang berubah menjadi mimpi buruk. Sepanjang film, penonton diajak mengenali berbagai referensi yang selama ini melekat pada seri game horor besutan Capcom tersebut.

Sejarah Panjang Resident Evil di Dunia Game

Seri "Resident Evil" pertama kali dirilis Capcom pada 1996 dan memperkenalkan Chris Redfield serta Jill Valentine. Keduanya harus melarikan diri dari sebuah mansion angker yang dipenuhi zombi.

Dari situ terungkap keberadaan Umbrella Corporation, perusahaan farmasi yang melepaskan virus zombi saat bereksperimen dengan senjata biologis. Sekuel 1998 membawa Claire Redfield dan Leon S. Kennedy bertahan hidup di Raccoon City yang dikuasai zombi.

Sejumlah sekuel, remake, dan reboot kemudian menyebarkan virus tersebut ke berbagai lokasi, dari rumah-rumah pedesaan hingga desa vampir. Waralaba ini sempat menjadi seri film adaptasi game dengan pendapatan tertinggi sebelum dikalahkan film "Super Mario" dari Universal.

Enam Film Sebelumnya dan Kegagalan Reboot 2021

Game "Resident Evil" pernah diadaptasi menjadi enam film live-action yang disutradarai Paul W.S. Anderson dengan Milla Jovovich sebagai bintang utama. Setelah itu, "Resident Evil: Welcome to Raccoon City" pada 2021 gagal secara komersial dan kritis.

Kegagalan tersebut membuka jalan bagi Cregger untuk merombak waralaba ini dengan pendekatan yang lebih segar. Ia memilih tidak mengadaptasi langsung alur game, tetapi membangun cerita baru yang tetap menghormati akar sumbernya.

Referensi Game yang Muncul di Film

Beberapa elemen klasik dari seri game hadir dalam versi yang disesuaikan dengan cerita Bryan. Berikut daftar referensi utamanya:

  • Anjing zombi — Anjing yang tampak normal mengejar Bryan hingga ke loteng gudang. Saat terjebak, kepala anjing itu terbuka dan mengeluarkan tentakel yang mencoba menggigit Bryan, mirip musuh anjing zombi di game awal.
  • Puker — Monster yang memuntahkan cairan asam ke arah Bryan di dalam lift rumah sakit, terinspirasi dari Fat Molded di "Resident Evil 7: Biohazard".
  • Revenant — Makhluk yang tubuhnya dijahit dari berbagai bagian tubuh, seperti musuh di "Resident Evil Revelations 2". Bryan sendiri berubah menjadi versi monster ini di akhir film.
  • T-Virus — Meski tidak disebut namanya, virus andalan Umbrella Corporation ini menjadi penyebab wabah zombi dan memunculkan tentakel pada banyak monster.
  • Raccoon City — Kota ikonik yang menjadi markas Umbrella Corporation dan lokasi laboratorium tempat virus menyebar.
  • Umbrella Corporation — Perusahaan farmasi yang diam-diam mengembangkan senjata bio-organik. Paul Walter Hauser dan Zach Cherry berperan sebagai ilmuwan Umbrella yang panik berusaha menghentikan wabah.
  • Pintu terkunci — Elemen klasik game yang menghalangi jalan pemain, memerlukan kunci, kode, atau tembakan untuk dilewati.
  • Senjata — Bryan menemukan pistol, shotgun, dan senapan serbu, tiga jenis senjata klasik dalam game "Resident Evil".
  • Senter — Alat yang menerangi area gelap namun bisa memancing perhatian zombi, dipakai Bryan saat melintasi hutan bersalju.

Posisi Film di Tengah Industri Adaptasi Game

Langkah Cregger menempatkan "Resident Evil" sebagai reboot yang tidak sekadar mengulang formula lama. Pendekatan cerita orisinal dengan tetap mempertahankan elemen ikonik menjadi strategi yang banyak ditunggu penggemar game dan film horor.

Film ini kini tayang di bioskop dan menjadi salah satu rilis horor yang menyasar penonton lama maupun pendatang baru. Bagi penggemar setia Capcom, kehadiran referensi-referensi tersebut menjadi nilai tambah tersendiri.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index